TGH. Abdullah Sutriadi Lc. merupakan pendiri
Pondok Pesantren Tibyanul Falah atau Yayasan Tibyanul Falah (YATIFA) yang
bertempat di Dus. Peresak Barat, Des. Karang Bayan, Kec. Lingsar LOBAR. Ia
lahir pada tanggal 17 Oktober 1993 dari pasangan suami istri H. Suhardi dan Hj.
Nurhidayah. Beliau sekolah atau menempuh Pendidikan SD di SDN 2 Karang Bayan,
SMP dan SMA Salafiyah Darul Falah di Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan
selama 6 tahun. Setelah 6 tahun mondok, beliau mendapatkan beasiswa untuk
melanjutkan pendidikannya di Al-Ahkofh University Yaman (Kota Tarim) pada tahun
2012. Beliau pernah mengikuti lomba Musabaqah Tilawatil Kutub (MQK) tingkat
provinsi (juara 1 bidang Fiqih “Al-Waraqat), kemudian melanjutkan ke tingkat
Nasional (juara harapan 1).
Selama beliau menempuh Pendidikan di
Al-Ahkofh, beliau juga melaksanakan Haji dan sekaligus belajar di Husyaifah Saulatiyah,
selesai melaksanakan Haji dan belajar di Saulatiyah beliau Kembali ke Kota
Tarim lagi untuk melanjutkan study nya. Selain di Al-Ahkofh beliau juga menimba
ilmu di berbagai tempat di Kota Tarim, diantaranya di Pondok Pesantren tertua
di Kota Tarim yaitu Pondok Pesantren Riba Tarim, Ghuroba’, Darul Musthafa. Tahun
2018 beliau Kembali ke Lombok, dan mengabdi di Pondok Pesantren Darul Falah
Pagutan selama 6 bulan. Kemudian setelah khidmat selama 6 bulan di Ponpes Darul
Falah beliau pulang ke desanya dan langsung menikah, dan dikaruniai satu anak
perempuan. Setelah beliau menikah, beliau bolak balik mengajar dari Ponpes
Darul Falah dan membuka majelis ta’lim di desanya setiap malam Kamis dan jum’at
pada siang hari. Awalnya beliau hanya membuka majelis ta’lim dan menginginkan
membangun kampus (kampung santri) dan tidak terpikirkan untuk membangun pondok pesantren,
tetapi karena dorongan dari masyarakat sehingga beliau bisa membangun pondok
pesantren yang bernama “Yayasan Tibyanul Falah (YATIFA)”.
Pondok Pesantren Tibyanul Falah berlokasi
di Dus. Peresak Barat, Des. Karang Bayan, Kec. Lingsar LOBAR. Pondok pesantren
ini sudah berjalan selama ± 2 tahun terakhir dan ada beberapa Lembaga yang
sudah bernaung di bawahnya, diantaranya PAUD, MTS, Madrasah Diniyah, Lembaga
Tahfizul Qur’an (LTQ), dan Majelis Ta’lim. Beliau juga sering di undang untuk
mengisi acara/ceramah di masjid-masjid dan berdakwah melalui tulisan.
Karya-karya tulisan beliau yaitu:
1. Kitab Tahrirul Ma’ani fi Takhriyi Wasyahri
Ahadi Syaikhunal Pagutani yaitu sayarah Hadist dan sudah di cetak di Yaman ±
1000 cetakan dan di jadikan kurikulum di Ponpes Darul Falah,
2. Kitab Hadiah untuk Pengantin dan sudah di
cetak di Yaman.
3. Badrudduja ala Ma’ani Kitabi Najmil Huda
(sarah kitab Najmul Huda persi sasak).
4. Kitab Nasihat Semeton yang menggunakan
Bahasa sasak tetapi ada nazhom nya.
5. Kitab Risalah Puasa di Bulan Suci Ramadhan.
6. Kitab Al-Mahfuzhot yang lebih dari 100
bait.
7. Kitab Nurul Mubin Min Kalami Saidil
Mursalin.
8. Kita Al Fawa Idulinsariyah fi Mayahtajihutholibu Minal Umuridinniyah (masih dalam proses).
Ceramah TGH. Abdullah Sutriadi, LcLampiran


No comments:
Post a Comment