Sirah Nabawiyah:
Detik-detik Menjelang Wafatnya Rasulullah SAW
Bulan suci Ramadan ada yang aneh pada tahun itu, pada tahun itu nabi itikaf selama 20 hari 20 malam dia tidak keluar dari masjid Nabawi, karena biasanya 10 hari 10 malam kalau kita salat di masjid Nabawi tempat mihrab maka samping mihrab sebelah kiri ada satu tiang di dibawah tiang itu diletakkan tempat tidur nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam. Pada bulan Dzulhijjah nabi melaksanakan haji yang sudah lama di fardhu kan tapi barulah melaksanakan haji, tahun itu disebut haji wadu yang berarti selamat tinggal karena memang setelah itu nabi meninggal dunia.Maka pada haji wada itu dia pergi ke tanah suci ada yang aneh dan unik biasanya nabi berkurban kambing dia memotong satu ekor untuk keluarganya lalu dia memotong untuk umat Muhammad tapi pada tahun itu dia tidak menyembelih dua ekor tapi menyembelih dengan tangannya sendiri 63 ekor unta. Tidak ada sahabat yang terpikir ada tanda sesuatu mengapa dia berhenti di angka 63 setelah meninggal dunia 2 bulan setelah itu baru semua paham mengapa berhenti di angka 63. Nabi tidak ingin satu tahun pun hidupnya tidak berkurban.Beberapa hari menjelang meninggalnya nabi berziarah ke makam Baqi, pulang dari baki beliau merasakan sakit kepala yang teramat sakit dan diadukan kepada Saidah Aisyah beliau mengadu bagaimana masih terasa sakit tertelan racun yang diberikan seseorang Yahudi dulu beberapa tahun yang lalu 3 tahun yang lalu tepatnya di tahun ke -7 ketika orang Khaibar mengundang dia menanyakan makanan kesukaan nabi, lalu mereka memberikan kaki bagian depan rupanya bagian depan itu mereka menanam racun yang paling berbahaya dan segera Jibril memberitahunya ada racun tapi ada tetesan air liang yang masuk ke dalam.
.
Bersama para sahabat yang akan melaksanakan sholat,kemudian kemudia dibawah oleh fadal dan abu bakar,kemudia di bawah oleh fadal dan ali dan diberikan kekuatan oleh Allah swt. Kemudian Nabi naik ke atas mimbar tepat pada hari rabu,kamis,jum'at,sabtu,ahad,senin,5 hari menjelang Nabi naik ke atas bimbar.Nabi berkata (siapa pundaknya yang pernah aku cambuk,di saat aku mencambuk unta lalu yang tercambuk itu kena cambuknya di balik untah-untah,dibalik kuda,dibalik tarik mungkin terkena ujung cambuk ku lalu merasa sakit tapi dia tidak menunjukkannya karena segan,siapa yang pundaknya aku pernah cambuk ini pundakku,siapa yang sakit hati dengan ku silahkan balas) lalu nabi minta maaf dan berkata lagi (siapa yang kulitnya pernah aku sakiti ini pundak q silahkan balas,semua salah ku,siapa yang pernah aku singgung perasaanya, siapa yang pernah aku caci maki,andai keluar kata-kata kasar dari lidahku lalu kemudian berdarah.,yang pernah aku sakiti silahkan balas) dan tidak ada sahabat nabi yang mau membalas,lalu sahabat nabi berkata (jangankan pundak nyawapun kami ikhlas).Pada saat perang sahabat mengeluarkan pedang di tengah-tengah pasukan musuh,mereka memberikan nyawanya kepada nabi saw. Abu bakar as-shidiq sempunyai mas hingga berbukal untuk biaya hijrah,lalu dia berkata jangankan mas,harta,semua aku berikan untuk semua sahabat. Nabi bertanya (siapa yang pernah aku pinjam uangnya dan belum di bayar) kemudia tegak seorang sahabat dan nabi berkata ( fadal segera bayarkan semua hutangku )dan fadal segera membayar, karena nabi tidak mau menyakiti ,rambut yang tertari,kulit yang terluka jangan sampai kita bawa mati.Lalu tegaknya penjaga yaituh saidinah ali bin abutalib radiallah ,di sahyat sahril itulah sahabat melihat nabi terjaga,dan dari tidurnya nampak berbekas di pundaknya yaituh bekas anyaman karena yang dijadikan sebagai alas tidurnya anyaman pelpah kurma,lalu sahabat ingin membelikanya kasur yang empuk,permadani yang lembut tapi nabi berkata (itu tak terasa dirasakan). Lalu tiba-tiba beliau pergi bersiarah bersama para sahabat ke bukit Uhud,nampaknya itu tanda perpisahan nabi akan meninggal,lalu sampailah mereka melihat sakitnya nabi,akhirnya dia terbaring dan dia tidur di kamar bersama aisyah Karena kamar itu yang paling dekat dengan mahrafnya hanya sekitar 22 meteran saja. Sampai akhirnya Datanglah saidin masuk ke dalam kamar Nabi Saw kemudia nabi membisikan sesuatu ke fatimah dan fatimah tersenyum,lalu aisyah bertanya kepada aisyah apa yang di bisikan Oleh nabi,fatimah tersenyum karena nabi membisikannya ( kaulah Orang pertaman Yang Akan menyusulku Di antara keduanya) Setelah nabi meninggal 6 bulan lamanya setelah itu Saidah fatimah menyusul Nabi muhammad saw,. Anak Nabi meninggal dan nabi menangis lalu sahabat bertanya (mengapa kamu menangis nabi) lalu nabi menjawab ( aku menangis itu ungkapan kasih sayang) mengapa anak ku yang meninggal,mengapa menantuku yang meninggal,mengapa suami q yang meninggal kita tidak seimbangp.
.
Biarkan mereka menangis dalam kesedihan atas kehilangan seseorang yang mereka sayangi selama tangan tidak memukul pipi, selama mulut tidak memikirkan sumpah selapah, bahkan ketika nabi memegang jenazah Usman bin mazud meneteskan air matanya. Menangis adalah ungkapan kasih sayang, menangis adalah ungkapan kerid'hoan, menangis adalah ungkapan melepaskan jiwa yang tertahan, tapi tidak harus larut dalam kesedihan. Dibacakan doa doa surat pendek seperti surat An-Nas, Al ikhlas, dan al Falaq, lalu telapak tangan nabi dituipkan ayat ayat yang sudah dibaca itu sudah penuh berkah. Hari Senen saat yang sangat menyedihkan, nabi semakin lemah, nabi berkata as shola 3x jangan pernah putuskan sholat dengan Allah, jangan tinggalkan sholat, jangan tinggalkan masjid, pesan nabi kepada umatnya.
.
Meninggallah Nabi Muhammad Saw. Innalilahiwainnailajirojiun sampailah cerita ini kepada para sahabat, ada sahabat yang tidak tahan dengan tangisaannya sehingga tersedak. Begitu datang kabar kepada ummar, umar langsung mencabut pedangnya dan berkata siapa yang mengatakan Muhammad mati maka kupancung kepalanya. Pada saat itu datanglah abu bakar membacakan ayat "wama Muhammadun illarasul" Muhammad bukan Tuhan, Muhammad hanyalah seorang rasul. “Kdkholaqominlaik hirrasul” sebelum ada dia, sudah ada rasul-rasul, ada Adam, Adam meninggal, ada idris, Idris meninggal. Dan seterusnya. 'apaima akutila' atau bunuh orang.
"Apakah kalian akan meninggalkan agama ini?"
"Apakah kalian akan murtad?"
Pada saat ayat itu datang ummar bin Khatab merasakan pukulan yang sangat berat. Cinta mengalahkan segalanya. Begitupun pula dengan hidup ini, ketika kita menerima pukulan yang sangat besar Maka kita membutuhkan sahabat, teman keluarga. Begitu pula dengan sahabat nabi Bilal dia tidak sanggup tinggal di kota Al Madinah Al Munawwarah. Setiap hari dia patah pintu itu , maka nabi selalu keluar. Tetapi pada hari tersebut dia membebankan pintu dan tidak ada lagi yang keluar dari pintu tersebut. Bagaimana Bilal sanggup untuk mengumandangkan adzan dan pada akhirnya Bilal pergi ke kota Syam.Sahabat terakhir meninggal di Basrah 93 Hijriyah mereka tidak sanggup tinggal disana sebagian sahabat menetap karena kekuatan iman dan cinta tapi sebagian sahabat juga harus menghindar jauh ke luar . sampailah Umar merasa bahwa bilal harus kembali , sekali-kali datang ke kota Al Madinah Al Munawwarah. Sampai datanglah Sayyidinaal Hasan, Saiyyidina Husain . Untuk mengajak Bilal kembali ke Madinah Bilal tidak bisa menolak, ini yang meminta adalah cucu nabi datanglah Bilal ke kota Al Madinah. Kami tau cintamu kepada nabi yang luar biasa , tpi kami tahu bahwa engkau bersama Saw yang manis, kami tahu bahwa engkau sangat kagum dengan cinta yang besar. Bilal tak bisa menolak yang akan dia temui adalah bukan orang biasa tapi cucu nabi.Pada saat itu Bilal datang ke kota almadinah bilal mengumnandangkqn adznan subuh terdengar suara Bilal adzan ini yang menanyakan apakah cucu nabi datanglah Bilal ke kota Al Madinah. Kami tau cintamu kepada nabi yang luar biasa , tpi kami tahu bahwa engkau bersama Saw yang manis, kami tahu bahwa engkau sangat kagum dengan cinta yang besar. Bilal tak bisa menolak yang akan dia temui adalah bukan orang biasa tapi cucu nabi. Pada saat itu Bilal datang ke kota almadinah bilal mengumnandangkqn adznan subuh terdengar suara Bilal adzan ini yang menanyakan apakah cucu nabi datanglah Bilal ke kota Al Madinah. Kami tau cintamu kepada nabi yang luar biasa , tpi kami tahu bahwa engkau bersama Saw yang manis, kami tahu bahwa engkau sangat kagum dengan cinta yang besar.Bilal tak bisa menolak yang akan dia temui adalah bukan orang biasa tapi cucu nabi. Pada saat itu Bilal datang ke kota almadinah bilal mengumnandangkqn adznan subuh terdengar suara Bilal adzan
Allahuakbar Allahuakbar3X.
Sahabat mendengar suara yang tak pernah mereka dengar. Itu dulu suara yang terdengar pasti nabi akan keluar dari kamarnya tapi kali ini tidak ada yang keluar. Setelah itu ramai sahabat datang ke masjid Nabawi karna mereka yakin dan percaya kalo suara itu keluar maka nabi akan datang tpi ternyata tidak . Ketika Bilal mengumandangkan adzan mereka hanya bertemu dengan Bilal.

Bermanfaat ya kakak" ku. Salam dari adek" MD❤️
ReplyDelete👍👍🙏🙏
ReplyDeletekereeenn sangat bermanfaaatt!!!
ReplyDelete